CARA MEMBUAT TIE DYE

Saat ini tie dye menjadi tren di banyak kalangan, terutama dikalangan remaja. Khususnya bagi para penikmat hal-hal yang berpenampilan aesthetic kekinian.  Tie dye ini adalah teknik pewarnaan kain dengan metode ikat dan lipat. Teknik ini dilakukan bertujuan untuk memblokir atau menutup bagian kain tertentu agar warna tidak masuk. Hasilnya biasanya berupa bentuk geometris, abstrak, atau kombinasi keduanya. 

Langkah membuat tie dye di rumah

Mengubah pakaian menjadi sesuatu yang baru merupakan hal yang mengasyikkan, salah satunya membuat tie dye. Segala jenis pakaian dengan tie dye sekarang sudah mudah ditemukan dimana saja. Namun anda juga bisa membuatnya sendiri di rumah. selain mudah dibuat juga pastinya akan lebih menghemat biaya.  Berikut ini langkah dan jenis motif tie dye yang bisa kamu coba, yaitu:

  • Siapkan barang-barang yang dibutuhkan

Sebelum anda melakukan proses tie dye, anda harus menyiapkan barang-barang yang dibutuhkan terlebih dahulu. Seperti sarung tangan, karet gelang atau karet rambut, botol semprot, pewarna pakaian, wadah untuk kaos, dan kaos yang akan dijadikan tie dye. 

  • Pilih desain tie dye favorit anda

Teknik tie dye bukanlah teknik asal mencampurkan warna, namun ada beberapa motif yang membuat hasil menjadi berbeda dan menarik. Berikut ada beberapa motif yang bisa anda tiru:

Motif classic spiral

caranya: tarik dari bagian tengah, atau bagian mana saja yang dijadikan pusat spiral. Kemudian pelintir ke satu arah agar seluruh bahan terikat erat dalam bentuk melingkar. Gunakan gelang karet untuk mengamankan bentuk tersebut. Lalu tinggal warnai setiap bagian menggunakan warna sesuai kreasimu. 

Motif bullseye

Caranya: tarik bagian tengah pakaian melewati tangan untuk membuat bentuk memanjang seperti pipa. Letakkan karet gelang di sepanjang pakaian, lalu warnai setiap bagian menggunakan warna yang berbeda untuk membuat efek bullseye.

Stripped look

Caranya: lipat bagian lengan ke sisi kanan dalam, ikat terlebih dahulu setiap ujungnya untuk mengubah bentuk. Ikat sepanjang kain dan warnai masing-masing bagian sesuai keinginan.

  • Rendam kain dalam air

Dalam keadaan basah kain memiliki daya serap warna yang lebih baik.  Rendam kain selama 30 menit sebelum proses pewarnaan. Untuk hasil terbaik, campurkan air dengan cuka putih, berfungsi memperkuat warna dan menjaga warna tidak luntur. 

  • Mulailah mewarnai 

Setelah menentukan pola yang diinginkan, saatnya melakukan tie dye. Semprotlah bagian yang telah diikat dengan karet gelang tadi. Anda bisa menggunakan beragam warna ataupun satu warna. Untuk menghasilkan warna yang lebih muda, anda bisa melarutkan pewarna dengan air sebelum menyemprotkan ke kain. Ketebalan warna tergantung dari banyaknya campuran air dengan pewarna tersebut.

  • Diamkan kain yang telah diwarnai

Setelah kain diberi warna, masukkan ke dalam kantong plastik lalu diamkan selama 4-6 jam. Untuk hasil yang lebih baik, anda bisa mendiamkan kain selama semalaman. Semakin singkat mendiamkan kaus, maka semakin terang hasilnya. 

  • Bilas dan jemur

Lepas semua karet di bahan kaos, dan bilas dengan air dingin. Bilas hingga air bilasannya bening dan cuci dengan sabun dan keringkan. Hindari menjemur kain dari paparan sinar matahari langsung. 

Nah itulah langkah-langkah membuat tie dye yang bisa anda lakukan di rumah. selain kaos anda juga bisa menggunakan tie dye untuk celana, sweater, kemeja atau juga tote bag. Di masa pandemi covid ini kamu juga bisa menggunakan tie dye pada masker agar lebih bagus. 

Leave a Comment